PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (Oona Insurance) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kinerja bisnis dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika industri asuransi nasional. Komitmen tersebut disampaikan dalam Public Expose Tahunan Perseroan yang digelar di Plaza Asia, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Public Expose dibuka langsung oleh Presiden Direktur Oona Insurance, Vincent C. Soegianto. Dalam sambutannya, Vincent menegaskan bahwa Perseroan akan terus berfokus pada penguatan fundamental bisnis melalui peningkatan efisiensi operasional, penguatan permodalan, optimalisasi profitabilitas, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
“Kami akan terus menjaga momentum pertumbuhan dengan memperkuat fondasi bisnis agar Oona Insurance semakin adaptif menghadapi tantangan industri dan mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tegas Vincent.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran Direksi Perseroan, yakni Presiden Direktur Vincent C. Soegianto, Direktur Liani Chandra, Direktur Julien P. Combaret, Direktur Iwan Kurniawan, serta Direktur Danang Budi Raharjo, bersama jajaran manajemen perusahaan.
Selanjutnya, paparan mengenai kinerja dan laporan keuangan Perseroan disampaikan oleh Direktur Liani Chandra. Ia mengungkapkan bahwa hingga 31 Maret 2026, Oona Insurance mampu mencatatkan kinerja yang solid meskipun industri masih menghadapi tekanan akibat ketidakpastian ekonomi global dan perlambatan konsumsi domestik.
“Perseroan berhasil menjaga pertumbuhan secara sehat dengan tetap mengedepankan disiplin operasional, efisiensi biaya, dan pengelolaan risiko yang prudent,” ujar Liani.
Hingga akhir Maret 2026, Oona Insurance membukukan total aset sebesar Rp2,81 triliun, dengan nilai investasi mencapai Rp1,78 triliun dan ekuitas sebesar Rp1,78 triliun. Dari sisi operasional, pendapatan jasa asuransi tercatat sebesar Rp318,5 miliar, sementara laba usaha asuransi mencapai Rp60,7 miliar.
Setelah memperhitungkan seluruh beban operasional dan pajak, Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp29,6 miliar atau tumbuh sekitar 21,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Menurut Liani, capaian tersebut menjadi bukti efektivitas strategi perusahaan dalam menjaga profitabilitas sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Ia juga menjelaskan bahwa pendapatan jasa asuransi tetap menunjukkan pertumbuhan menjadi Rp318,5 miliar, meskipun industri menghadapi tantangan berupa perlambatan ekonomi serta penurunan penjualan kendaraan baru yang berdampak pada bisnis asuransi umum.
Selain memaparkan kinerja keuangan, Perseroan juga mengumumkan adanya perubahan susunan Direksi. Dalam Public Expose tersebut disampaikan bahwa Danang Budi Raharjo resmi menggantikan Julien P. Combaret yang mengundurkan diri dari jabatan Direktur Perseroan.
Manajemen menilai perubahan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan perusahaan sekaligus memperkuat implementasi strategi bisnis ke depan.
Dalam kesempatan yang sama, Oona Insurance juga memaparkan capaian sepanjang tahun buku 2025. Hingga 31 Desember 2025, Perseroan mencatat total aset sebesar Rp2,75 triliun dengan laba bersih tahun berjalan mencapai Rp93,6 miliar dan laba sebelum pajak sebesar Rp116,6 miliar. Kinerja tersebut mencerminkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan konsisten.
Prestasi tersebut turut mendapat pengakuan dari industri. Sepanjang 2025, Oona Insurance meraih penghargaan General Insurance Company with Excellent Performance pada Infobank Media Group 26th Insurance Award 2025 serta penghargaan Notable Enterprise in Regulatory Compliance pada Indonesian Regulatory Compliance Awards 2025.
Ke depan, Perseroan akan menjalankan lima strategi utama sepanjang 2026, yakni meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat struktur permodalan, mengoptimalkan profitabilitas, memperkuat manajemen risiko, serta mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang baik guna memastikan kepatuhan terhadap seluruh regulasi.
Saat ini Oona Insurance didukung oleh 29 kantor cabang dan kantor perwakilan di seluruh Indonesia, lebih dari 600 bengkel rekanan, serta lebih dari 2.000 mitra layanan kesehatan. Perseroan juga terus memperluas layanan digital guna menghadirkan solusi perlindungan yang lebih cepat, mudah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.